Mengenal METODOLOGI PENELITIAN KUANTITATIF

Pengertian METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi penelitian merupakan sekumpulan aktivitas, peraturan dan prosedur yang dipakai oleh periset suatu disiplin ilmu. Metodologi pula ialah sesuatu analisis teoritis tentang suatu tata cara ataupun metode. Penelitian ialah suatu penyajian yang sistematis dengan tujuan untuk tingkatkan jumlah pengetahuan.

Metodologi adalah analisis teoritis sistematis dari metode yang diterapkan pada bidang studi. Ini terdiri dari analisis teoritis dari tubuh metode dan prinsip-prinsip yang terkait dengan cabang pengetahuan. Biasanya, ini mencakup konsep seperti paradigma, model teoritis, fase dan teknik kuantitatif atau kualitatif.

Metodologi juga merupakan studi tentang metode, pertimbangan filosofis dan analitis dasar untuk, kesesuaian dan batas logis dari berbagai pendekatan dan perspektif pada penelitian itu sendiri.

Jenis-jenis METODE PENELITIAN

Ada berbagai macam metode penelitian yaitu menurut tujuan, sifat, metode, tingkat eksplanasi, dan analisis dan jenis data.

A. Tujuan
a.) Murni (dasar)
Penelitian dasar (basic research) disebut juga penelitian murni (pure research) atau penelitian pokok (fundamental research) adalah penelitian yang diperuntukkan bagi pengembangna suatu ilmu pengetahuan serta diarahkan pada pengembangan teori-teori yang ada atau menemukan teori baru. penelitian dasar lebih diarahkan untuk mengetahui, menjelaskan, dan memprediksikan fenomena alam dan sosial. Hasil dari penelitian dasar mungkin belum dapat dimanfaatkan secara langsung, akan tetapi sangat berguna untuk kehidupan yang lebih baik. Tujuan penelitian dasar adalah untuk menambah pengetahuan dengan prinsip-prinsip dasar, hukum-hukum ilmiah, serta untuk meningkatkan pencarian dan 
metodologi ilmiah menurut Sukmadinata (Trianto, 2010: 167).
b.) Terapan
Penelitian Terapan merupakan penelitian yang ditujukan untuk mendapatkan solusi dari suatu masalah yang ada di masyarakat, industri, pemerintahan sebagai kelanjutan dari riset dasar. Penelitian Terapan adalah model penelitian yang lebih diarahkan untuk menciptakan inovasidan pengembangan ipteks. Penelitian ini berorientasi produk ipteks yang telah tervalidasi di lingkungan laboratorium/lapangan atau lingkungan yang relevan.
Penelitian terapan (applied research) yakni proses pengumpulan, pencatatan dan analisis data yang sistematis dan objektif untuk membantu dalam pengambilan keputusan bisnis (Williamson, 2002). Penelitian terapan biasanya digunakan oleh perusahaan, agen atau individu yang bertujuan mencari solusi terhadap suatu permasalahan terkini yang sedang dihadapi 
masyarakat atau organisasi industri/ bisnis (Bajpai, 2011).

B. Sifat 
a.) Ekplorasi (menggali)
Penelitian eksploratif adalah suatu jenis penelitian yang memiliki tujuan untuk melakukan eksplorasi atau memperdalam pengetahuan ataupun mencari ide-ide baru mengenai suatu hal tertentu, guna merumuskan permasalahan dengan secara lebih terperinci ataupun mengembangkan hipotesis dan bukanlah untuk menguji hipotesis. Penelitian eksploratif ini sifatnya lebih fleksibel, dan cenderung tidak terstruktur secara kaku dan baku, serta biasanya sampel penelitiannya relatif sedikit jumlahnya atau terbatas, serta analisis data primernya biasanya lebih bersifat kualitatif.
b.) Eksplanasi (menjelaskan)
Penelitian eksplanasi merupakan penelitian yang mengkaji keterkaitan sebab akibat antara 2 fenomena atau lebih.  Penelitian eksplanasi ini digunakan untuk menentukan apakah suatu hubungan sebab akibat benar atau tidak,  untuk menentukan kebenaran antara 2 atau lebih eksplanasi yang bersaingan.
Penelitian ini bertitik pada pertanyaan dasar "mengapa". Pertanyaan jenis ini tidak dijelaskan dalam model penelitian deskriptif yang hanya menjelaskan apa yang terjadi, dan orang sering tidak puas hanya sekedar mengetahui apa yang terjadi, bagaimana terjadinya, tetapi juga ingin mengetahui mengapa hal tersebut terjadi.

C. Metode
a.) Survey
Penelitian survei adalah salah satu jenis penelitian yang dilakukan dengan cara mengambil sampel dari satu populasi, kemudian menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. Menurut jenis penelitian ini, semakin banyak sampel yang didapat, maka semakin mendeskripsikan populasi yang diteliti.
b.) Ex Post Facto
Merupakan salah satu jenis penelitian dimana variabel-variabel bebasnya telah terjadi perlakuan (treatment) yang dilakukan saat penelitian berlangsung. Penelitian jenis ini dilakukan untuk menganalisis apa saja yang menjadi faktor penyebab terjadinya suatu fenomena.
c.) Eksperimen
Penelitian eksperimen adalah salah satu jenis penelitian untuk mengetahui pengaruh variabel tertentu terhadap variabel lain dalam kondisi yang terkontrol dan terpantau secara ketat agar kepentingan penelitian bisa sesuai dengan rencana.
d.) Naturalistik (kualitatif)
Penelitian naturalistik bersifat "natural" atau wajar, sebagaimana adanya, tanpa dimanipulasi, diatur dengan eksperimen atau test (Nasution, 2003: 18). Oleh sebab itu, penelitian dilakukan dalam situasi yang wajar atau dalam "natural setting" maka metodenya menggunakan metode naturalistik. Dengan kata lain, penelitian naturalistik merupakan salah satu metode ilmiah yang berusaha mengungkap keadaan sebenarnya yang mungkin menutuo dan tersembunyi (Sukardi, 2006: 3)
e.) Policy Research
Policy research adalah suatu proses penelitian yang dilakukan pada, atau analisis terhadap masalah-masalah sosial yang mendasar, sehingga temuannya dapat 
direkomendasikan kepada pembuat keputusan untuk bertindak secara praktis 
dalam menyelesaikan masalah (Sugiono, 2001: 4). 
Analisis kebijakan mengevaluasi kebijakan pemerintah untuk menyediakan pembuat kebijakan dengan rekomendasi berorientasi tindakan pragmatis.  Kebijakan adalah apa yang dimaksudkan yang harus dicapai oleh tindakan pemerintah dan upaya kumulatif tindakan, asumsi, dan keputusan orang yang mengimplementasikan kebijakan publik ( McMillan dan Shumacher, 2001: 545).
f.) Action Research
Penelitian tindakan (action research) merupakan bentuk investigasi yang bersifat refleksi partisipatif, kolaboratif dan spiral yang memiliki tujuan untuk melakukan perbaikan sistem, metode, kerja, proses, isi, kompetensi, dan situasi (Supardi, 2006: 104).
Action research (AR) adalah salah satu jenis riset sosial terapan yang pada hakekatnya merupakan suatu eksperimen sosial. Penelitian tindakan juga merupakan suatu inovasi untuk menghasilkan perubahan dalam prosedur kebijakan dengan dimonitor melalui metode riset sosial (Payne & Payne, 2004).
g.) Evaluasi
Penelitian evaluasi adalah suatu prosedur ilmiah yang sistematis yang dilakukan untuk mengukur hasil program atau proyek (efektifitas suatu program), apakah telah sesuai dengan tujuan yang direncanakan atau tidak, yang dilakukan dengan cara mengumpulkan, menganalisis dan mengkaji pelaksaaan program yang dilakukan secara objektif. Selanjutnya merumuskan dan menentukan kebijakan dengan terlebih dahulu mempertimbangkan nilai-nilai positif dan keuntungan suatu program.
h.) Sejarah
Penelitian sejarah adalah sebuah penelitian yang dilakukan melalui teknik pengumpulan data dan evaluasi data secara sistematis untuk menggambarkan, menjelaskan, dan memahami peristiwa yang terjadi di masa lalu. Penelitian ini dilakukan untuk menguji kebenaran tentang kejadian tertentu di masa lampau.
Penelitian sejarah terkadang bukan hanya sekadar mengumpulkan dan menyajikan informasi faktual. Biasanya, penelitian sejarah juga berfokus pada individu tertentu, masalah sosial, hubungan antara peristiwa yang lama dan yang baru, hingga benda-benda yang mungkin terlibat.

D. Tingkat eksplanasi
a.) Deskriptif
Metode deskriptif adalah metode penelitian yang menyampaikan fakta dengan cara mendeskripsikan dari apa yang dilihat, diperoleh dan yang dirasakan. Dalam bahasa jurnalistik, peneliti cukup menuliskan atau melaporkan hasil laporan pandangan mata mereka. Dimana penulis cukup menggambarkan subjek objek yang sedang diteliti tanpa rekayasa atau semacamnya. 
b.) Komparatif
Jenis metode komparatif adalah jenis penelitian yang diperuntukan mengetahui perbedaan variable yang diteliti.
Dimana penelitian ini tidak mengharapkan kemampuan manipulative, agar data yang dihasilkan benar-benar objektif dan akurat.
Dengan kata lain, metode komparatif dilakukan sealami mungkin, sehingga hasil dari analisa dari hasil perbedaan variable yang diteliti terlihat jelas.
c.) Asosiatif (hubungan)
Jenis penelitian kuantitatif yang lain adalah metode penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan dua atau lebih hasil penelitian. Metode ini lebih tepat digunakan untuk membandingkan persamaan ataupun perbedaan agar hasil penelitian lebih spesifik dan jelas. Metode penelitian ini lebih tepat dan cocok digunakan untuk penelitian yang mengetahui titik tolak penelitian yang sudah jelas. 

E. Analisis dan Jenis Data
a.) Kuantitatif
Penelitian kuantitatif merupakan penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta kausalitas hubungan-hubungannya. Penelitian kuantitatif didefinisikan sebagai investigasi sistematis terhadap fenomena dengan mengumpulkan data yang dapat diukur dengan melakukan teknik statistik, matematika atau komputasi. Penelitian kuantitatif sebagian besar dilakukan dengan menggunakan metode statistik yang digunakan untuk mengumpulkan data kuantitatif dari studi penelitian. Dalam metode penelitian ini, para peneliti dan ahli statistik menggunakan kerangka kerja matematika dan teori-teori yang berkaitan dengan kuantitas yang dipertanyakan.
Penelitian kuantitatif adalah sebuah penyelidikan tentang masalah sosial berdasarkan pada pengujian sebuah teori yang terdiri dari variabel-variabel, diukur dengan angka, dan dianalisis dengan prosedur statistik untuk menentukan apakah generalisasi prediktif teori tersebut benar (cresswell, 1944). 
b.) Kualitatif
Penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang temuan-temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau bentuk hitungan lainnya dan berusaha memahami dan menafsirkan makna suatu peristiwa interaksi tingkah laku manusia dalam situasi tertentu menurut perspektif peneliti sendiri. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Proses dan makna (perspektif subjek) lebih ditonjolkan dalam penelitian kualitatif. Landasan teori dimanfaatkan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan. Penelitian kualitatif dikenal sejak tahun 1960-an dan sering disebut metode alternatif (alternative method). Metode ini tidak menggunakan pertanyaan yang rinci, tapi dimulai dengan yang umum tetapi kemudian meruncing dan mendetail. Metode kualitatif  memperlakukan partisipan sebagai subjek bukan objek sehingga partisipan menganggap dirinya berharga karena informasi dari mereka sangat bermanfaat.
Menurut Saryono (2010), penelitian kualitatif adalah penelitian yang digunakan untuk menyelidiki, menemukan, menggambarkan, dan menjelaskan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat dijelaskan, diukur atau digambarkan melalui pendekatan kuantitatif.
c.) Gabungan
Penelitian gabungan merupakan suatu prosedur untuk pengumpulan data, analisis data, dengan penggunaan gabungan secara sekuensial metode kuantitatif dan kualitatif atau sebaliknya, dalam memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terhadap masalah utama. 
Menurut Emzir, pendekatan Mixed Methods merupakan salah satu pendekatan yang cenderung didasarkan pada paradigma pengetahuan pragmatik (seperti oerientasi konsekuensi, orientasi masalah, dan pluralistik). Pendekatan ini menggunakan strategi penelitian yang melibatkan pengumpulan data baik secara simultan maupun secara sequensial untuk memahami masalah penelitian sebaik-baiknya. Pendekatan Mixed Methods disebut juga sebagai Penelitian gabungan. Berorientasi pada tindakan dengan menggunakan baik metode kuantitatif  maupun metode kualitatif dalam proses pelaksanaan suatu penelitian yang sama.


Sumber :
1. https://raharja.ac.id/2020/10/26/
2. https://penerbitdeepublish-com.
3. https://penelitianilmiah.com/penelitian-evaluasi/
4. https://pahamify-com.
5. https://m-kumparan-com.

Komentar

  1. Bermanfaat ilmunya kaka sukses selaluπŸ‘πŸ»✨

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Wah materinya bermanfaat sekali😍

    BalasHapus

Posting Komentar